UJI AKTIVITAS EKSTRAK LABU AIR (Lagenaria siceria) TERHADAP LUKA BAKAR TIKUS JANTAN GALUR WISTAR

  • Rosida Rosida Akademi Farmasi Jember
Keywords: Healing burn medicine, Water Pumpkin, and male rats wistar strain

Abstract

Water pumpkin (Lagenaria siceria) is a useful plant in Indonesian. People used water pumpkin flesh as a drug wound, especially as wound burning. This study was prove the activity of water pumpkin flesh extract as wound burning in male rats Wistar strain. The method in this research used experimental. This study used 25 male rats Wistar strain divided into 5 groups. The positive control group was given bioplacenton, the negative control group was given CMC-Na base gel, the other group was given water pumpkin gel extract at doses  2.5%, 5% and 7.5%. compount of water pumpkin extract are flavonoid and saponin. This compount have activity as a burn medicine in male rats wistar strain. At activity level 2.5% has activity 40,06%, at dose 5% has activity 49,75%, and at dose 7.5% has activity 60,11%. Water pumpkin gel extract at 2.5%, 5%, 7.5% dose had different activity with negative control group with CMC-Na gel base, but no significant difference (sig> 0,05) 25%, 50%, 75%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almira RM. 2008. Kajian Aktivitas Fraksi Hexan Rimpang Kunyit (Curcuma longa Linn.) terhadap Proses Persembuhan Luka pada Mencit (Mus musculus Albinus.). Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Ambiyani W. 2013. Pemberian Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L) Untuk Meningkatkan Proses Regrenerasi Jaringan Luka Pada Tikus Galur Putih Wistar (Rattus novergikus) Jantan. Tesis. Universitas Udayana. Bali.
Anonim. 1995. Farmakope Indonesia. Edisi IV. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.
Ansel, H.C. 2005. Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi. Edisi IV. UI Press. Jakarta.
Anwar, Effionora. 2012. Eksperimen dalam Sediaan Farmasi: Karakteristik dan Aplikasi. Dian Rakyat. Jakarta.
Balqis, U., Masyita, D., Febrina, F. 2014. Proses Penyembuhan Luka Bakar Dengan Gerusan Daun Kedondong (Spondias dulcis F) dan Minyak Kelapa Pada Tikus Putih (Rattus novergicus) Secara Histopatologis. Jurnal Medika Veterania. Makassar.
Balqis, Ummu., Frengky., Hamdani. 2016. Efikasi Mentimun (Cucumis sativus L.) Terhadap Percepatan Penyembuhan Luka Bakar (Vulnus combustin) Derajat IIB Pada Tikus Putih (Rattus novergicus). Jurnal. Medika Veteranaria.
Besselsen, D.G. 2004. Biology of Laboratory Rodent. Medical Books. New York.
Deore, S., Khadabadi, S., Patel, Q., Deshmukh, S., Jaju, M., Junghare , N., Wane, T., Jain, R. 2009. In Vitro Antioxidant Activity and Quantitative Estimation of Phenolic Content of Lagenaria siceria. Skripsi. India.
Djuwita H, Widyaputri T, Efendi A, Kaiin EM, dan Nurhidayat. 2010. Tingkat Pertum-buhan dan Analisa Protein Sel-Sel Fi-broblas Fetal Tikus Hasil Kultur In Vitro. Indonesian Journal of Veterinary Sci-ence & Medicie. 1.2.9-16.
Hariana, A. 2008. Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Seri 2. Penebar Swadaya. Jakarta.
Hidayati, I.W. 2008. Uji Aktivitas Salep Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia) sebagai Penyembuh Luka Bakar pada Kulit Punggung Kelinci. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Indonesia.
Hidayat, T.S.N., Noer, M.S., Saputro, I.D. 2013. Five years retrospective study of burns in Dr. Soetomo General Hospital Surabaya. Skripsi. Department of Plastic Reconstructive and Aesthetic Surgery. In PIT PERAPI Medan.
Kusumawardhani, Aliefia Ditha. 2015. Pengaruh Sediaan Salep Ekstrak Daun Sirih (Piper bitle linn) Terhadap Jumlah Fibroblas Luka Bakar Derajat IIA Pada Tikus Putih (Ratus Novergicus) Galur Wistar. Jurnal. FKUB.
Lachman, L., Lieberrman, H.A., Kanig, J.L. 1989. Dynamic Anatomy and Physiology. McGraww Hill. United State American.
Malole, M.B.M., and Pramono, C.S.U. 1989. Pengantar Hewan-Hewan Percobaan di Laboratorium. Pusat Antara Universitas Bioteknologi IPB. Bogor.
Marriot, John F., Wilson, Keith A., Belcher, D. 2010. Pharmaceutical Compounding and Dispensing. Pharmaceutical Press. London.
Moenadja, Y. 2009. Luka Bakar Masalah dan Tata Laksana. Balai Penerbit FKUI. Jakarta.
Redha, A. 2010. Flavonoid : Struktur, Anti Oksidatif, dan Peranannya Dalam Sistem Biologis. Jurnal Belian. Nomor 2 Volume 9
Rowe, R.C., Sheskey, P.C, and Owen, S.C. 2006. Handbook Of Pharmaceutical Excipient. Edisi V. Pharmaceutical Press. USA.
Sayekti. 2008. Sifat Saponin. http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/58_10_Zat;Zat.ToksikAlamiah.pdf/58_10_Zat;ZatToksikAlamiah.html. Diakses pada 2 Mei 2016
Septiningsih, E. 2008. Efek Penyembuhan Luka Bakar Ekstrak Etanol 70% Daun Pepaya (Carica papaya Linn.) dalam Sediaan Gel pada Kulit Punggung Kelinci New Zealand. Skripsi. Universitas Muhammadiyah. Surakarta.
Shah , B.N., Seth, A.K, and Desai, R,V. 2010. Phytopharmacological Prodile of Lagenaria siceria. A Review. Asian Journal of Plants. 9.3-16.
Sirois, M. 2005. Animal Medicine Principles and Procedures. Elsevier. USA.
Sjamsuhidajat. 2010. Buku Ajar Ilmu Bedah. Edisi II. EGC. Jakarta.
Subandi, Rini I.S., Maslahatun, L. 2014. Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Cincau (Cyclea barbata L. Miers) Terhadap Peningkatan Reepitalisasi Luka Bakar Derajat IIB Pada Tikus Putih (Rattus novergicus) Galur Wistar. Majalah ilmiah.
Tiwari, VK. 2012. Burn Wound : How It Differs From Other Wounds. Indian Journal of Plastic Surgery . Vol. 45, 364 – 373.
Wardani, L.P. 2010. Efek Penyembuhan Luka Bakar Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle Linn.) pada Kulit Punggung Mencit. Skripsi. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah. Surakarta.
Wibawani, Larasati. 2015. Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Melati (Jasminum sambac L. Ait) Secara Topikal Terhadap Peningkatan Kontraksi Luka Bakar Derajat IIA IIA Pada Tikus Putih (Ratus Novergicus) Galur Wistar. Jurnal. FKUB.
Published
2018-07-25